YUDI THE CONNECTOR

FORMULA MENCAPAI IMPIAN KEBAHAGIAAN

"SATU RUMUS YANG MENGUBAH SEGALANYA"

Di dalam ebook ini, Anda tidak akan menemukan teori motivasi yang membosankan. Sebaliknya, Anda akan menemukan sebuah Kinetic Kindness Formulation—sebuah rumus presisi untuk menarik kebahagiaan dan membuka pintu rezeki yang selama ini terkunci rapat.

Ini adalah formula mekanis yang bekerja melampaui logika bisnis biasa. Kami menyebutnya "Bahan Bakar Kebangkitan" (Growth Fuel).

Karena rumus ini adalah navigasi bagi Anda yang sedang berada di Puncak agar tidak pernah jatuh sendirian, dan kompas bagi Anda yang sedang di Titik Nadir agar memiliki tenaga untuk bangkit kembali.

Rezeki Anda bukan sekadar hasil kerja keras, tapi hasil dari seberapa luas Anda menjadi saluran kebaikan bagi orang lain.

"Pernahkah Anda merasa sudah

BEKERJA KERAS,

namun pintu rezeki seolah tetap

TERKUNCI RAPAT?"

"Anda Bukan Kurang Kerja Keras,

Anda Hanya Sedang Menghadapi

'KEBUNTUAN ENERGI'."

MENGAPA RUMUS INI WAJIB ANDA MILIKI SEKARANG?

Jangan merasa aman. Kebaikan yang Anda tanam hari ini adalah “Asuransi Langit” yang akan menyelamatkan Anda saat roda berputar ke bawah.

Berhenti meratapi nasib. Rumus ini mengajarkan cara menjadikan “Menolong Orang Lain” sebagai bahan bakar paling cepat untuk menarik diri Anda dari lumpur kesulitan.

Rezeki Anda macet bukan karena kurang modal, tapi karena Anda belum menjadi “The Connector” (Penyambung Kebaikan)..

 

APA YANG AKAN ANDA TEMUKAN DIDALAM “KINETIC KINDNESS FORMULATIOAN”?

  1. The Kindness Blueprint: Cara teknis mengubah niat baik menjadi aksi nyata yang berdampak pada kesuksesan pribadi dan bisnis.

  2. The Safety Net Strategy: Rahasia membangun “jaring pengaman” saat Anda di atas, agar roda kehidupan tidak pernah benar-benar menjatuhkan Anda sendirian.

  3. Growth Fuel Formulation: Teknik menggunakan kepedulian sebagai bahan bakar untuk bangkit dari titik terendah (nadir).

  4. The Connector Mindset: Bagaimana menjadi sosok yang dicari semua orang karena Anda memegang kunci pembuka pintu-pintu peluang yang tertutup.

  5. Invisible Engineering: Memahami mekanisme di balik layar mengapa membantu orang lain justru mempercepat tercapainya impian kebahagiaan Anda.

WAKTUMU TIDAK BANYAK!!

"Jangan biarkan hidup Anda hancur hanya karena Anda tidak tahu cara 'mengalirkan' kebaikan."

DAPATKAN FORMULANYA SEKARANG

MENURUT TOKOH PENTING TENTANG EBOOK INI :

Dr. Indra Cahya Uno, M.B.A

Founder OK OCE Indonesia; Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya; dan Komisaris PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV).

Yang menarik dari buku Yudi The Connector karya Aziz Holis adalah konsep Kinetic Kindness—bahwa kebaikan itu bukan hanya soal niat, tapi harus dijalankan secara konsisten dan strategis agar dampaknya bisa lebih luas.

Kita juga diajak menjadi connector, penghubung yang bisa membuka peluang dan kolaborasi bagi banyak orang.

Menurut saya, kekuatan buku ini adalah bahasanya yang sederhana, tapi punya insight yang kuat dan relevan.

Semoga bisa menginspirasi!

Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH. MH

Bupati Sumenep

Satu kata untuk buku ini “Luar Biasa”. Karya yang sangat inspiratif. Penuh motivasi. Layak dibaca semua kalangan. Keunikan buku ini, terletak pada tawaran pendekatannya yang “cukup nyentrik” ; meraih kebahagiaan dan impian dengan konsep “kebaikan sebagai pusat energi”. Buku ini dirancang dengan gagasan besar menyatukan konsep – dalam istilah agama – “hablum minannas” (relasi antar manusia) dengan prinsip luhur bahwa amal salih dapat melahirkan efek berantai yang berdampak besar. Maka berbuat baiklah, karena setiap kebaikan yang ditanam akan tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan hidup yang dahsyat.

Buku ini mengajarkan prinsip hidup bermakna: bahwa kebaikan yang  dilakukan secara istiqomah mampu membuka peluang, memperkuat jejaring sosial, dan menjadi jalan menuju kebahagiaan sejati. Yang menarik, buku ini berhasil menggali energi besar dari pesan agama “khoirunnasi anfa’uhum linnas” (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama).  Dan untuk pembaca yang baik, apabila Anda ingin menciptakan perubahan besar dalam hidupmu, jadikan pesan-pesan dalam buku ini sebagai energi positif. Iqro’!

Kak Seto

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI)

Saya merekomendasikan para pendidik untuk memiliki e-book *”Yudi The Connector”* karya Mas Aziz Kholis ini. Karena isinya sangat cocok bagi para Orang Tua maupun para Guru dalam mendidik putra-putri di rumah maupun siswa-siswi di sekolah agar memiliki empati yang tinggi sejak dini. Nah dari sana lah akan tercipta kepekaan sosial dan saling berbagi kebaikan sesama.

Sehingga ke depan tidak ada lagi kasus-kasus bullying di Indonesia, dan benar-benar akan tercipta kondisi sekolah yang ramah anak.

Kombes Pol. Dr. M. Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.M., M.H

Komandan Tim Cobra

Menurut saya, ebook Yudi The Connector ini memberikan sudut pandang yang sederhana tapi dalam tentang makna kebaikan.

bahwa membantu orang itu bukan sekadar tindakan sesaat, tapi bisa menjadi gerakan yang terus hidup dan berdampak luas kalau dilakukan dengan konsisten dan niat yang benar.

Saya pribadi menangkap pesan kuat bahwa kita tidak harus jadi orang besar untuk memberi manfaat besar, cukup mulai dari hal kecil tapi dilakukan terus menerus, sambil tetap bersandar kepada Tuhan dalam setiap langkah.

Buku ini juga mengingatkan saya bahwa bisa jadi, lewat tindakan kita yang sederhana, ada doa orang lain yang sedang dijawab.

Nicholas Sunur

Owner PT. BOGE Kanal Sejahtera

Menurut saya, buku ini sangat menarik, ditulis secara ringkas namun sarat makna. Setiap bagian terasa padat dengan nilai dan insight yang relevan, terutama terkait perjalanan hidup dan kontribusi sosial yang menginspirasi.

Gaya penulisannya juga terasa cukup “epic”, mengalir dan mampu menggambarkan pesan dengan kuat tanpa terasa bertele-tele. Yang paling penting, isi buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi sangat bermanfaat jika benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga e-book ini bisa menjangkau lebih banyak pembaca dan memberikan dampak positif yang luas.

Sukses selalu untuk karya dan misinya

Hanoko Setyawan

CEO Herba Group (PT. Herba Utama, PT. Herbatama Indo Perkasa, PT. Bromo Pharmaceutical)

Menurut saya, ebook Yudi The Connector ini menggambarkan bahwa kebaikan itu sedarhana. Attitude, connection, dan komunikasi menjadi hal penting.

Attitude dalam berkomunikasi menjadi hal yang dibutuhkan untuk membangun connection yang bisa berdampak luas.

Melalui buku ini, Kita harus belajar untuk menbantu dan memudahkan hidup orang lain tidak harus dengan uang.
One day kita akan merasakan hidup dengan mudah dari segala arah.

Purwanto Hadityo

HC Consultant & Penulis Buku

Saya menangkap bahwa tujuan utama buku ini adalah menyuruh kita berhenti jadi orang baik yang pasif. Biasanya, kita sering berpikir, “Yang penting hidup saya nggak nyusahin atau ganggu orang lain.” _ Nah, saya melihat buku ini ingin mendobrak pikiran itu. Penulisnya seolah ingin menyampaikan pesan kuat: _”Kalau kamu punya niat baik dan kebetulan punya solusi, kamu wajib ‘memaksa’ masuk untuk menolong.” Tujuannya adalah mengajarkan kita bahwa kebaikan itu tidak boleh cuma ditunggu momennya, tapi harus direncanakan, dicari celahnya, dan dijadikan rutinitas, karena di situlah letak terbukanya pintu rezeki kita sendiri.

Bagian yang paling gampang nempel di kepala saya adalah cerita “Logika Ojek Payung”. Mengubah cara pandang dari “hujan itu bikin repot” menjadi “hujan itu rezeki buat bantu orang” sangat mudah dipahami oleh pikiran awam saya.
Lalu, saya merasa nanti akan banyak yang “tertampar” saat membaca Bagian IV tentang etika balas pesan (The Notification Shield). Menyadari bahwa sengaja nge-read dan mengabaikan chat itu sama saja dengan buang muka saat orang sedang ngobrol di depan kita, itu benar-benar menohok. Kalau kita lihat, bahwa ini hal sepele tapi sering banget dilakukan orang karena alasan “nanti saja balasnya”.

Prof dr. Mariatul Fadilah, Sp.KKLP (K-COPC)., MARS., Ph.D.

Guru Besar Universitas Prima Indonesia; Dosen Universitas Sriwijaya Palembang; Anggota Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Periode tahun 2020-2025; dan CEO RS Azzahra Maternal dan Neonatal Palembang

Judul Review: Magnetisme Spiritualitas dan Kemanusiaan

”Yudi the Connector” berhasil menyajikan anomali yang indah dalam dunia literatur pengembangan diri. Di saat banyak narasi sukses berfokus pada akumulasi, ”Yudi the connector” ini justru menawarkan “Ikhlas Tanpa Jejak” sebagai jalur percepatan hidup.
* Kedalaman Emosional: Penggambaran fase “Titik Terendah” saat kehilangan buah hati tidak dieksploitasi sebagai kesedihan semata, melainkan dikonversi menjadi energi kinetik untuk membantu sesama. Ini adalah bentuk content-writing yang memiliki jiwa.
* Originalitas Konsep: Istilah seperti Kinetic Kindness dan Brainset Afirmasi memberikan kerangka logis bagi pembaca untuk memahami bahwa kebaikan bukanlah tindakan pasif, melainkan strategi energi yang terukur.
* Kekuatan Inspirasi: Sosok Yudi digambarkan sebagai jembatan (connector) yang menghubungkan luka pribadi dengan penyembuhan kolektif. Narasi ini sangat kuat karena tidak hanya bicara tentang “apa” yang dicapai, tapi “mengapa” kita harus terus memberi meski dalam kondisi patah.
Dapat disimpulkan “Yudi the connector” adalah sebuah “Oase Logika Langit”. Sangat relevan bagi siapa pun yang sedang mencari cara untuk bangkit dari keterpurukan tanpa kehilangan akal sehat dan iman.
Sosok Yudi memberikan bukti bahwa menjadi “penghubung” kebaikan adalah kasta tertinggi dalam pencapaian seorang manusia.

Prof. Ir. Roy Hendra Michael Sembel, M.B.A., Ph.D, CSA., CIB

Guru Besar IPMI International Business School; dan Pakar Ekonomi Keuangan ternama di Indonesia

Di era strategi ekosistem dan unlimited connectivity, buku ini menjadi sangat bermanfaat dan relevan untuk membangun hubungan-hubungan yang membawa nilai tambah signifikan dan berkelanjutan.”

Prof. Ir. Daniel Mohammad Rosyid, M.Phil., Ph.D., MRINA

Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Saya sudah baca e book Yudi the Connector oleh mas Holis ini. Bagus sekali. Selamat ya. Semoga buku tsb menginspirasi pembacanya untuk mengikuti teladanmu.

Nufransa Wira Sakti

Staf Ahli Menteri Keuangan RI Bidang Pengawasan Pajak; dan Komisaris Utama PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero)

Bagi Anda yang sedang dalam kondisi terpuruk dan membutuhkan pegangan yang kuat agar bisa bertahan dan bangkit lagi, Anda bisa membaca buku ini sebagai acuan. Kehilangan dua anak sekaligus adalah cobaan yang sangat mendalam, namun Yudi mampu megubah kedukaan menjadi kekuatan.

Buku ini juga mengajarkan kita bahwa energi kebaikan tidak akan pernah habis dan akan kembali kepada diri kita dalam bentuk yang lain selama kita menjalankannya dengan “hanya memberi, tak harap kembali”. Kebaikan adalah sesuatu yag harus dilakakukan walaupun hanya dalam bentuk sekecil sebagai penghubung (connector). Memelihara kebaikan akan membuat kita senantiasa dalam integritas yang tinggi.

Prof. Dr. Haryono Umar, M.Sc., CA., CPAM., CPA (Aust.)

Wakil Rektor Perbanas Institute; Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (2012-2015); dan Wakil Ketua KPK RI (2007-2011)

“Inovasi dalam ‘Yudi The Connector’ membuktikan bahwa bisnis dan etika bisa berjalan berdampingan. Dengan mengelola energi psikologis secara benar, seseorang tidak perlu lagi menempuh jalan pintas yang melanggar hukum untuk meraih sukses. Konsep ini secara tidak langsung mendukung terciptanya budaya antikorupsi yang dimulai dari pengendalian diri (ego). Saya mengapresiasi karya Aziz Holis yang menawarkan perspektif segar tentang bagaimana membangun ‘Asuransi Langit’ melalui integritas dan konektivitas kemanusiaan.

Dr. Anthony Dio Martin

WISE (Writer, Inspirator, Speaker, Entrepreneur); penulis 25 buku bestseller; Host Radio Smart Emotion di SmartFM; dan CEO HR Excellency & MWS Indonesia

“Saya memang tidak banyak berinteraksi langsung dengan Yudi Ananta, tapi berada dalam komunitas yang sama membuat saya merasakan satu hal yang kuat, yakni energi ketulusan dan kelimpahan yang nyata.
Di buku Yudi The Connector, konsep Kinetic Kindness Formulation benar-benar “kena”. Saya sempat berpikir, “Wow… ini yang juga dimiliki oleh mereka yang hidupnya berkelimpahan, yang pernah saya interview.”
Buku ini mengingatkan kita bahwa koneksi sejati dibangun dari ketulusan, bukan sekadar “fulus” atau ego.
Apresiasi untuk penulisnya, Azis Holis yang merangkai filosofi hidup ini dengan begitu insightful.”

Coach Margetty Herwin

Master Coach of Business & Executive

Buku ini membuka perspektif bahwa kesuksesan—baik dalam hidup maupun bisnis—tidak selalu dimulai dari strategi kompleks, tetapi dari kesadaran sederhana yang dilakukan secara konsisten. Jika pola berpikir ini dilatih dan dijadikan kebiasaan, maka seseorang tidak hanya akan bertumbuh secara personal, tetapi juga berpotensi menjadi magnet peluang, jaringan, dan keberkahan dalam setiap aspek kehidupannya.

Dan sebagai Coach, saya melihat ini bukan sekadar buku—ini adalah framework awal untuk membentuk karakter seorang value-driven leader.

Dendy Sean

Direktur Marketing PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim)

“Membangun Otoritas melalui Empati yang Terstruktur.”
Keempat pilar ini bekerja secara sirkular untuk memastikan pertumbuhan Anda tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan beretika. Berikut adalah visualisasi bagaimana keempatnya saling mengunci:
* Tanpa Connector: Anda akan menjadi ahli yang terisolasi.
* Tanpa Kinetic Kindness: Hubungan Anda akan terasa transaksional dan dingin.
* Tanpa DocMark: Anda akan kehilangan kepercayaan karena dianggap tidak konsisten atau pelupa.
* Tanpa Digital Ethics: Reputasi yang Anda bangun bertahun-tahun bisa hancur dalam satu unggahan atau pesan yang salah tempat.
Aplikasi Utama untuk Anda
Mengingat fokus Anda pada sektor bisnis dan profesionalisme di Indonesia, penerapan ekosistem ini akan memberikan keunggulan kompetitif yang unik:
1. Dalam Skala Organisasi: Saat Anda merancang struktur tim atau strategi ekspansi ( konsep DocMark dan Connector menjadi krusial agar supervisi berjalan rapi meski jumlah personel bertambah.
2. Dalam Skala Personal/Klien: Menggunakan Kinetic Kindness dan Digital Ethics akan membedakan layanan Anda dari kompetitor, karena Anda tidak hanya menjual produk atau data, tetapi menjual “pengalaman berinteraksi” yang aman dan peduli.
Singkatnya, ini adalah panduan untuk menjadi pemimpin modern yang berjejaring luas, bertindak nyata, memiliki data yang kuat, dan menjaga ekosistem digital.

Denny Sompie

Business Director Mahaka Advertising

Buku ini keren banget karena berhasil menjelaskan bahwa kebaikan itu nggak cuma soal niat, tapi bisa dijalankan dengan cara yang terarah, konsisten, dan berdampak luas—konsep Kinetic Kindness-nya sederhana tapi sangat ngena, bikin kita sadar kalau kebaikan harus terus bergerak dan justru dari situ sering terbuka jalan hidup kita; selamat untuk Mas Yudi Ananta atas bukunya, semoga karya ini bisa menginspirasi banyak orang dan jadi gerakan kebaikan yang makin besar ke depannya

Budiman

Konsep ini sejalan dengan gagasan dalam buku Give and Take, yang menunjukkan bahwa para “giver” seringkali justru mencapai keberhasilan jangka panjang. Lebih dalam lagi, hal ini berkaitan dengan prinsip interdependent co-arising —bahwa segala sesuatu muncul karena saling ketergantungan. Dalam konteks Indonesia, nilai ini tercermin dalam budaya gotong royong, yang sebenarnya adalah DNA sosial kita.

Namun, nilai tersebut kini mulai memudar, tergeser oleh individualisme dan pola pikir transaksional. Buku ini menjadi semacam pengingat untuk kembali ke jati diri: menjadi manusia yang welas asih.

Rezeki, dalam kerangka ini, bukan sekadar hasil usaha langsung, tetapi juga buah dari sikap memberi. Mereka yang tulus memberi sering mengalami “kejutan-kejutan” kehidupan—peluang, relasi, dan keberuntungan—sebagai hasil dari praktik Kinetic Kindness. Dari kebajikan yang sederhana, perlahan tumbuh welas asih yang lebih dalam dan autentik.

Dr. Safuan. S.T., M.T., M.M.

Corporate Secretary Terminal Petikemas Koja

ini buku keren bgt, saya jadi terinspirasi agar bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi orang lain seperti Pak Yudi lakukan, terima kasih sudah berbagi dan menginspirasi

Farina Pane

Leadership Coach

Buku ini menawarkan pendekatan yang menarik dan terstruktur dalam membangun pemahaman tentang kebaikan, koneksi manusia, dan etika interaksi, baik secara personal maupun digital. Dari daftar isi yang disajikan, terlihat bahwa penulis menyusun alur pemikiran secara sistematis—dimulai dari fondasi internal (faith, afirmasi, dan jiwa), kemudian berkembang ke ekspresi eksternal melalui kebaikan dan konektivitas.

Bagian awal, The Foundation, tampak menekankan pentingnya kekuatan keyakinan dan kesadaran diri sebagai dasar utama. Ini memberikan landasan reflektif bagi pembaca sebelum melangkah ke konsep yang lebih aplikatif. Selanjutnya, Kinetic Kindness memperkenalkan ide bahwa kebaikan bukan hanya nilai pasif, tetapi sesuatu yang dinamis dan dapat diimplementasikan secara strategis dalam kehidupan sehari-hari.

Yang menarik adalah adanya bagian DocMark’s Strategy, yang menunjukkan bahwa buku ini tidak hanya bersifat filosofis, tetapi juga menawarkan metode praktis. Pendekatan seperti Link-Magnification Method dan Kindness Engineering mengindikasikan adanya upaya untuk “merancang” kebaikan secara lebih terukur dan berdampak.

Di era modern, kehadiran bagian The Digital Interaction Ethics menjadi sangat relevan. Penulis tampaknya menyadari bahwa interaksi manusia kini tidak terlepas dari dunia digital, sehingga etika, respons, dan pengelolaan distraksi (seperti notifikasi) menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas hubungan antar manusia.

Secara keseluruhan, buku ini terlihat sebagai kombinasi antara refleksi personal, strategi praktis, dan relevansi kontekstual dengan kehidupan modern. Dengan penutup yang merangkum dalam bentuk “formula” dan “urutan eksekusi,” buku ini berpotensi memberikan panduan yang tidak hanya inspiratif tetapi juga aplikatif bagi pembaca yang ingin menjadi agen kebaikan dalam lingkungannya.

Lies Permana Lestari

Direktur Bisnis Konsumer PT Reska Multiusaha (KAI Services)

BAGUS. TOP. MENYADARKAN KITA AKAN ILMU HAKIKAT DAN MA’RIFAT.

Bahwa segala yg terjadi pada kita HANYA KRN ALLAH. DARI ALLAH.

Ikhtiar kita hanya menentukan 3%. Sisanya 97% adalah kekuatan iman dan keyakinan kita thd PERTOLONGAN ALLAH DAN RIDHO ALLAH.
Yg PASTI datang jika kita yakin dan berserah kpd Allah SWT.
Kepastian hanya milik Allah dan janji Allah adalah BENAR.

Tongam L. Tobing

Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (2016-2023)

Buku Yudi The Connector mengingatkan kita pada satu hal sederhana yang sering terlupakan: kebaikan yang tulus. Sebagai manusia, kita cenderung berbuat baik hanya kepada orang yang kita anggap baik atau dekat dengan kita. Padahal, di luar sana banyak orang yang membutuhkan uluran tangan, namun sering luput dari perhatian kita.

Nilai berbuat baik tanpa pamrih sebenarnya merupakan ajaran luhur nenek moyang yang kini mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan pola pikir masyarakat. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk kembali menumbuhkan semangat menabur kebaikan – kepada  siapa pun, tanpa memandang latar belakang.

Kisah yang ditampilkan, terutama melalui tindakan nyata Yudi Ananta dalam membantu sesama, menjadi inspirasi yang menyentuh. Meskipun terlihat tidak mudah untuk dilakukan, langkah kecil tetap bisa kita mulai dari diri sendiri. Buku ini juga mengingatkan bahwa setiap kebaikan tidak akan sia-sia, karena pada akhirnya Tuhanlah yang akan membalasnya.

Lebih dari sekadar cerita, Yudi The Connector menawarkan sebuah harapan: bahwa dunia yang damai dan sejahtera dapat terwujud jika setiap individu bersedia menebarkan kebaikan dengan tulus.

Aditya Prayoga

Founder Rumah Makan Gratis

Bagus Banget.. Inspiratif.

Sesungguhnya Diri Ini Sangat Butuh seseorang yang bisa mengingatkan Kita Akan Krbaikan.. Karna Hidup Butuh Kebaikan.. BISA Berbuat Kebaikan Karna Hidup..

Kebaikan Bisa Menolong Kita Di Dunia.. Alam Kubur dan Akhirat..

Mari Berlomba Lomba Dalam melakukan Hal kebaikan..

Orang Baik.. Dipertemukan dengan Orang Baik.. Di Tempat Yang Baik.. MENINGGAL Dalam Keadaan Baik.. Tardir Hidupnya Baik…

 

Rose Iptriwulandhani, S.Psi. M.M.

Direktur Pasca Rehabilitasi BNN RI

Keren n dg bahasa yg santai mudah dimengerti.

Saat membaca buku Yudi the Conector karya Aziz Holis
Sangat menggelitik hati krn isinya yang luar biasa.
menggambarkan sebuah formula tentang metode strategi dalam menggapai impian kebahagiaan yg meliputi
– the ultimate Faith
– Afirmasi penerimaan
– pembersihan hati
– cari celah dan hubungkan
– sambut hasilnya (saat kita tulus membereskan urusan org lain tanpa pamrih, maka Tuhan akan membereskan impian kita melalui jalan yg tdk terduga.
Ini bener2 keren. Dan saya sangat yakin dengan sebuah kebaikan yg kita berikan ke org lain tanpa pamrih, maka Tuhan akan mempermudah impian kita terwujud.

Sukses selalu utk buku Yudi the Conector karya Aziz holis. Bener2 buku yg sangat menginspirasi. Semoga membuat ledakan berantai utk org2 berbuat kebaikan tanpa pamrih

Dr. Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn., C.PM., CH., CWC., C.HT.

Direktur Eksekutif Naghfir's Institute, Ketua DPC ISSITA Kabupaten Sumenep

Luar biasa

hangat membangkitkan energi kebaikan.

Kombes Pol Edo Satya Kentriko, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres Sumenep periode 2022-2024

Melalui buku beliau, kita belajar membangun jembatan penghubung yang kuat dan tidak putus serta selalu menjadi manfaat bagi orang lain yang impactnya adalah bisa mempersatukan apapun perbedaannya.

Selamat buat mas Yudi, terus berkarya. Satu hal yang saya dapat dari beliau : tidak perlu jadi pejabat dulu baru bisa memberi manfaat dan pengaruh ke orang, tidak perlu punya kedudukan dulu untuk bisa mempengaruhi orang lain, tidak perlu kaya dulu untuk bisa menjadi manfaat bagi orang lain.

Branding diri yang baik, jalin komunikasi dan jangan minder dengan diri sendiri (self confidence) maka kamu akan dipandang orang. Sukses selalu untuk mas Yudi, Allah selalu bersama orang orang yang peduli dan memberi manfaat bagi orang lain. Aamiin ya robbal ‘alamin…

Feri Asmoro Hermanto

Manager PLN UP3 Ciracas UID Jakarta Raya

Berbuat baik sesama akan menciptakan efek positif yang luar biasa

HARGA PROMO LAUNCHING

Hanya 9 hari
Rp199000
Rp 99
000
  •  
TERLAKU
Days
Hours
Minutes
Seconds

Formulasi ini bukan sekadar e-book biasa. Ini adalah kekayaan intelektual yang telah Tercatat Resmi di Kementerian Hukum Republik Indonesia

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping